5 Alasa Kenapa Sih Orang Jepang Itu Kurus-Kurus?


Kenapa sih sebenarnya orang Jepang itu kurus-kurus?  Padahal kita orang Indonesia dan orang Jepang itu sama-sama makan nasi kok?!  Untuk lebih jelasnya, berikut kami akan menjabarkannya.  




 1.  Orang Jepang sangat peduli pada jumlah kalori makanan yang mereka makan. 

Sangkin mereka sangat peduli dengan jumlah kalori ini, Jepang bahkan menciptakan sendok spatula penyendok nasi digital yang bisa menimbang berapa jumlah kalori yang diambil.  Bahkan saat ini Jepang sedang trend dengan istilah low carbohydrate (rokabo), yaitu diet dengan cara mengurangi jumlah karbohidrat seperti nasi dan roti.  Karena Orang Jepang itu sangat disiplin & sangat niat sekali agar jangan sampai kelebihan dalam kalori.  Seperti yang sudah disebutkan di atas, orang Jepang sangat peduli dengan nilai gizi makanan yang mereka konsumsi.  Orang Jepang juga sangat meyakini bahwa kesegaran bahan dasar makanan yang dipakai memiliki peranan yang sangat penting untuk menghasilkan makanan yang sehat.  Itulah yang menjadi sebab kenapa masakan Jepang selalu nikmat dan lezat dimakan meskipun sangat minim akan bumbunya.  Karena memang, mereka lebih mengutamakan bahan dasar masakannya, seperti daging segar, ikan segar, sayur segar, dan lain-lain.  Filosofi masakan Jepang adalah menciptakan masakan yang menonjolkan rasa asli (umami) dari bahan dasarnya bukan mengubah rasa asli bahan dasar dengan banyak bumbu seperti kebanyakan masakan Indonesia.  Para Ibu-ibu Jepang biasanya kalau belanja bahan makanan itu sekali seminggu bahkan ada yang samapi 2 kali seminggu untuk tetap menjaga kesegaran bahan makanannya. 

 2.  Orang Jepang sangat peduli dengan penampilan mereka.

Penampilan di sini bisa berupa pakaian, sepatu, rambut, dan tentunya termasuk bentuk tubuh yang langsing dan bahkan bentuk wajah yang tirus.  Cantik buat orang Jepang identik dengan tubuh yang langsing dengan wajah yang tirus.   Mereka tidak mau tubuh mereka gemuk karena akan susah untuk menemukan baju-baju yang fashionable.  Mereka juga akan khawatir kalau tubuh mereka menjadi gemuk dab mereka akan di-bully atau dikata-katain oleh orang disekitarnya.

 3. Orang Jepang masih melestarikan tradisi masak sendiri atau makan masakan rumahan (bento/lunch box).

Bahkan bisa dikatakan, jenis makanan siap saji yang dijual di supermarket atau di mini market (kombini) Jepang berupa bento, masih lebih homemade dan sehat jika dibandingkan dengan makanan fast food Amerika, seperti KFC atau McDonald.  Orang Jepang sangat melestarikan jenis masakan rumahan mereka yang klasik, simpel, bergizi seimbang, dan menyehatkan.

 4.  Minuman teh hijau (ocha) sebagai minuman sehari-hari.

Teh hijau adalah minuman sehat untuk dijadikan sebagai konsumsi sehari-hari di Jepang selain air putih.  Teh hijau ini dapat mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh, dan meningkatkan intensitas pembakaran lemak. sehingga secara otomatis jumlah lemak pada tubuh bisa berkurang.  Teh ini mengandung bahan antioksidan dan anti kanker seperti polifenol dan fitokimia.  Rasanya memang agak pahit, dan memang teh hijau itu tidak ada yang manis dan biasanya diminum tanpa gula.  Tidak seperti di Indonesia yang biasanya tehnya berasa manis karena mengandung gula.  Teh hijau ini juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, bahkan bisa meredakan stress dan depresi. 

 5.    Banyak berjalan kaki.

Aktivitas orang Jepang tidak lepas dari banyaknya berjalan kaki.  Baik itu waktu berangkat dan pulang kantor, sekolah, belanja, jalan-jalan, dan lain-lain.  Semua lokasi ditempuh dengan berjalan kaki.  Meski harus naik kereta atau bus terlebih dahulu, tetapi jarak yang mereka tempuh dengan berjalan kaki ke lokasi tujuan juga terhitung lumayan jauh apalagi dengan ukuran orang Indonesia.  Bagi mereka banyak berjalan kaki itu sudah biasa dan sama sekali tidak terasa capek karena dari kecil mereka sudah terbiasa.  Tidak seperti di Indonesia yang jarak 100 meter pun mungkin harus naik angkot.(hehe lebay ya..)  Tidak hanya banyak berjalan kaki tapi banyak juga yang naik sepeda.  Bahkan banyak juga yang hobby jogging tanpa mengenal musim dingin atau panas, mereka tetap semangat jogging.  Aktivitas lari maraton dan mendaki gunung pun sangat popular di kalangan masyarakat umum di Jepang. 


Semoga tulisan ini bisa bermanfaat utuk menjadi inspirasi bagi kita semua supaya bisa menjaga penampilan tubuh yang langsing dan sehat.


Posting Komentar

0 Komentar